Tujuan pendirian Institut Agama Islam Kyai Haji Ahmad Syairazi Al-Arsyadi merupakan penjabaran dari visi dan misi lembaga dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul, berkarakter pesantren, dan berdaya saing.
Menguatkan kelembagaan pendidikan tinggi Islam yang multidisipliner melalui penyelenggaraan beberapa fakultas dan program studi dalam rumpun ilmu keislaman seperti tarbiyah, ekonomi dan bisnis Islam, dakwah, serta syariah dan hukum Islam, sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara komprehensif.
Meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan kemanfaatan bagi umat serta pembangunan daerah.
Mencetak lulusan yang profesional, berakhlak mulia, dan berdaya saing global dengan mengintegrasikan keilmuan, spiritualitas, dan keterampilan praktis sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Mengembangkan pusat dakwah ilmiah dan pemberdayaan masyarakat yang memadukan tradisi pesantren dengan pendekatan akademik modern dalam rangka memperkuat literasi keagamaan, moderasi beragama, dan kesejahteraan masyarakat.
Memperluas akses pendidikan tinggi Islam bagi masyarakat daerah agar memperoleh pendidikan yang berkualitas, terjangkau, dan relevan tanpa harus keluar dari wilayahnya, sekaligus mendukung pemerataan pendidikan nasional.
Menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan lembaga mitra dan masyarakat seperti tenaga pendidik, penyuluh agama, praktisi ekonomi syariah, pengelola lembaga keagamaan, konselor Islam, dan profesional lainnya.
Mengembangkan jejaring kerja sama nasional dan internasional dalam bidang akademik, penelitian, dan pengabdian guna meningkatkan kualitas institusi serta kontribusi keilmuan Islam.
Menjadi pusat pengembangan pendidikan Islam berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah yang menjaga tradisi keilmuan ulama sekaligus responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.