IAI KHAS AL-ARSYADI

FAKULTAS USHULUDDIN IAI KHAS Al-Arsyadi

Fakultas Ushuluddin IAI KHAS Al-Arsyadi merupakan fakultas yang berfokus pada pengembangan keilmuan Islam berbasis pesantren dengan pendekatan akademik modern. Fakultas ini hadir sebagai respon terhadap kebutuhan masyarakat akan mufasir muda, peneliti Al-Qur’an, dan praktisi keagamaan yang profesional, berintegritas, serta memiliki kedalaman spiritual dan keluasan wawasan keilmuan.

Berlandaskan manhaj Ahlussunah wal Jamaah, Fakultas Ushuluddin mengintegrasikan tradisi keilmuan Islam (turats), metodologi tafsir kontemporer, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pembelajaran. Fakultas ini menaungi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) yang dirancang untuk melahirkan ahli tafsir, peneliti keagamaan, dan praktisi dakwah berbasis pesantren.

Visi

Menjadi pusat pengembangan keilmuan Al-Qur’an dan Tafsir yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global berbasis pondok pesantren serta berlandaskan Ahlussunah wal Jamaah.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran Studi Al-Qur’an berbasis pesantren yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman.

  2. Mengembangkan penelitian Al-Qur’an dan Tafsir yang aplikatif dan solutif terhadap persoalan umat.

  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui pembinaan keagamaan, dakwah Al-Qur’an, dan pemberdayaan masyarakat.

  4. Menguatkan karakter kepemimpinan, akhlakul karimah, dan pemahaman Al-Qur’an yang moderat.

  5. Membangun jejaring kemitraan dengan lembaga pesantren, pusat studi Al-Qur’an, dan institusi nasional maupun internasional.

Tujuan

  1. Menhitungkan lulusan ahli Al-Qur’an dan Tafsir yang kompeten, berakhlak mulia, dan berintegritas.

  2. Meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi di bidang Studi Al-Qur’an dan Tafsir.

  3. Mengembangkan model kajian Al-Qur’an integratif berbasis pesantren dan teknologi.

  4. Mencetak lulusan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan keagamaan daerah dan nasional.

Profil Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)

Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) merupakan program sarjana yang dirancang untuk menghasilkan lulusan profesional di bidang kajian Al-Qur’an, tafsir, dan keilmuan Islam berbasis pesantren dan teknologi informasi (ICT). Prodi ini memiliki distingsi pada integrasi pemahaman tafsir klasik (turats) dan kontemporer dengan nilai-nilai kepesantrenan serta penguatan karakter santri.

Visi

Menjadi program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global berbasis pondok pesantren pada tahun 2040.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang profesional di bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan mengintegrasikan budaya pesantren, nilai-nilai budaya lokal, serta kemajuan teknologi era 4.0.

  2. Menanamkan dan melaksanakan budaya riset dan publikasi ilmiah dalam rangka mengembangkan keilmuan di bidang Studi Al-Qur’an dan Tafsir berbasis pondok pesantren.

  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mengintegrasikan nilai-nilai dakwah Al-Qur’an dan mengimplementasikan hasil riset di bidang Al-Qur’an dan Tafsir.

  4. Menjalin jaringan kerjasama/kemitraan dengan pusat studi Islam, lembaga pemerintah, dan lembaga lainnya di dalam dan di luar negeri, utamanya dalam mengembangkan profesi dan skill lulusan seperti Digital Quranic Entrepreneurship dan praktisi dakwah.

Profil Utama Lulusan

Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir mencanangkan tiga profil utama lulusan:

  1. Mufasir Muda / Peneliti Studi Al-Qur’an Berbasis ICT – Mampu menganalisis dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an menggunakan metode klasik dan modern yang terintegrasi dengan media digital.

  2. Praktisi dan Edukator Al-Qur’an – Mampu mengajar, mengelola lembaga Tahfizh/Studi Al-Qur’an, dan membimbing masyarakat dalam pemahaman Al-Qur’an yang moderat.

  3. Pengembang Media Dakwah & Digital Quranic Content – Mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk memproduksi konten dakwah Al-Qur’an yang solutif, edukatif, dan berdaya saing.

Keunggulan Prodi

  • Kurikulum terintegrasi antara kajian turats pesantren, metodologi tafsir modern, dan teknologi digital.

  • Penguatan kompetensi hafalan (tahfizh), pemahaman tafsir wasathiyah (moderat), dan keahlian metodologi riset Al-Qur’an.

  • Implementasi program MBKM dengan pendampingan riset dan pengakuan SKS luar prodi pada pusat-pusat studi Al-Qur’an.

  • Penekanan pada publikasi ilmiah dan pengabdian masyarakat berbasis literasi Al-Qur’an.

Secara keseluruhan, Prodi IAT IAI KHAS Al-Arsyadi hadir sebagai program studi yang memadukan kedalaman tradisi keilmuan Islam, kecakapan metodologi tafsir, kepemimpinan pesantren, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk menghasilkan sarjana Al-Qur’an yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.